intinya gua mau curhat aja malam ini, apa yang gua rasa, itu yang lagi pengen gua omongin.
kenapa tiba2 gua pengen curhat, nih karena tadi barusan gua nonton mario teguh, judulnya kira2 tentang GALAU gitu.
menarik sekali untuk dibahas malam ini, kata pak mario, orang hebat itu seperti plastisilin, ia bisa galau, tapi tidak begitu kentara.
orang besar orang besar, kenapa gua harus terobsesi sekali jadi orang besar. mungkin ini faktor keluarga gua yang sudah punya nama besar. kadang gua ngerasa itu sebagai tuntutan atau malah tekanan.
GALAU.
Kartu UNO sudah tidak asing untuk didengar. cukup famous di indonesia, terutama di negara asalnya ITALI. hampir diseluruh dunia mengenal permainanan yang satu ini. namun kali ini saya tidak akan membahas sejarah atau cara bermain kartu UNO. karena ini Blog pribadi. jadi saya akan lebih bercerita tentang pengalaman saya bermain kartu ini.
Dimulai dari kata gue! maklum masih muda, Ego sentris. awalnya gue sama temen-temen geng gue, sebut saja geng A4. cukup sederhana nama geng gua bukan. lagi - lagi gue mencoba untuk tidak ngalor ngidul dengan membahas nama besar geng gue… (besar apanya gue juga bingung)
A4 sering banget maen kartu kalau lagi ngumpul, biasanya gue kumpul dirumah salah satu dari kita. bisa aja di rumah gue, atau temen gue,Agus, Aeng, dan Aji.
Bermain Poker dulu jadi alasan kita buat pada ngumpul. yah..maklumlah kadang kita malas untuk bepergian jauh. rasanya hanya membuang-buang tenaga dan bensin saja.
Bermain Poker cukup lama dan cukup bikin kita semakin solid. Maklum cuma di satu hari itu biasanya kita kumpul, minggu. karena 6 hari sebelumnya kita yang sedang sibuk kuliah atau bekerja.
loh kok jadi melenceng pembahasaanya ya.
kembali ke UNO. numero UNO. gue yang bawa permaianan ke tempat tinggal gue. khususnya buat temen-temen gue. gara-gara gua bawa tuh kartu, sekarang kita jadi jarang maen POKER karena lebih asyik maen UNO. kartunya lebih banyak. jadi bisa banyak orang yang maen.
maen UNO untuk menghabiskan waktu. kadang bisa ampe jam 1-2 pagi. dari jam 8-9 malam di salah satu rumah gue atau temen gue.
gila gak kerasa kalau maen kartu. tapi itulah permaianan. supata tidak mubazir waktunya. kita juga sering sharing soal pemikiran sambil maen kartu. saling menasihati dan memberi motivasi mengejar kesuksesan. Maklum masih muda, udah dua kali gue ngomong kayak gini.
Numero UNO…
sesuai dengan artinya, UNO = satu. gara-gara maen kartu ini. kita A4 jadi satu. maksudnya makin akrab aja. seteleh sebelum-sebelumnya ada kerengganan hubungan karena kesibukan masing-masing.
Manusia mana yang tak pernah punya salah dan khilaf? tolong tunjukan kepada saya jika ada.
kesalahan sering kali dilakukan oleh kita, sangat rentah sekali salah dan khilaf jika kita belum terbiasa. Apalagi baru bagi para pemula. bahkan sekaliber yang sudah dikatakan ahli pun berpotensi melakukan kesalahan dan kehilafan.
ini menunukan bahwa manusia itu tempatnya salah dan khilaf. menunjukan juga bahwa kita itu lemah sebagai makhluk-Nya.
Kalau saja kita tidak pernah berbuat salah, mungkin Alloh tidak akan menurunkan syariatnya tentang Taubat…
semua syariat yang Alloh turunkan kepada manusia melalui nabi muhammad tidak lain dan tidak bukan adalah karena manusia bisa melaksanakanya..
Syariat Alloh yang mana yang manusia tidak sanggup melakasanakannya?
Coba sekali lagi tunjukan kepada saya!
Manusia tempatnya salah dan khilaf bukan lah berarti ini sebuah alasan bagi kita untuk memaklumi sebuah kesalahan. Lagi-lagi ada manusia jahat yang coba berfikir berbeda, out of box. manusia ini berfikir bahwa manusia adalah tempat salah dan khilaf bisa dijadikan alasan untuk melegitimasi sebuah kejahatan.
Bukan itu maksudnya, manusia terutama kita. harus bisa belajar dari sebuah kesalahan. Kesalahan itu tidak mesti berasal dari diri pribadi kita. bisa saja kita belajar dari kesalahan orang lain yang pernah dilakukannya.
Belajar dari kesalah agar kita senantiasa bisa terus meningkat kemampuan kita.
==selamat menikmati kesalahan==
Mungkin karena aku sudah mulai dewasa, aku tidak mudah jatuh cinta pada seseorang. dan karena aku sudah mulai dewasa, aku banyak mengalah terhadap perasaanku.
Misalnya saja, ketika aku sudah mulai ada rasa. Aku coba intens, tapi setelah saya tahu dia masih mencintai seseorang atau mantan dia. aku jadi berfikir: sebaiknya aku berhenti sampai disini.
aku punya pendapat bahwa ketulusan kita mencintai seseorang adalah dengan memberikannya kebebasan untuk mencintai orang lain. aku tidak memaksa orang lain jatuh cinta. tidak ada dalam kamus saya.
[flashback]
jujur, aku dari mulai SD-Kampus gak pernah absen alian jomblo lama. baru kali ini saja, aku putus sekitar bulan april akhir. dan masih nge-jomblo sampai sekarang. artinya sudah 3 bulan lebih.
Padahal aku dulu tidak labil, tapi kali ini aku labil dalam memilih. bukan apa-apa. karena aku tidak mau lagi salah memilih. bukan berarti aku salah memilih pacar ketika SD-Kampus. hanya nasib baik saja yang kurang berpihak padaku.
[fakta]
Pacar pertama saya, sebut saja Pita Puspitasari PR adalah perempuan pertama yang berani menyatakan cintanya ke aku melalui sebuah surat yang dikirim melalui temannya tepat disaat bulan puasa seperti sekarang ini.
singkat cerita, aku jadian dengan dia. Perasaan berbunga-bunga, karena aku sebagai laki-laki merasa heran ada perempuan yang berani lebih dulu menyatakan cintanya daripada aku..
bahagia meliputi hari-hari ku bersama dia, sepulang sekolah. dan yang masih teringat sampai sekarang adalah pertahatian dia ke saya ketika aku jatuh sakit. dia langsung menjenguk saya ke rumah. menghadapi orang tua dan kakak saya untuk meminta izin bertemu saya. waktu itu saya masih kelas 3 SD. bayangkan..
Sayang kami jadian cuma sampai SD kelas 6. waktu itu kita berpisah karena berbeda sekolah. ditambah SMA kita berbeda sekolah dan kota.
dan beberapa tahun yang lalu dia dikabarkan telah meninggal dunia. padahal aku baru saja berniat untuk balik lagi sama dia. dia meninggal dunia karena ternyata dia punya penyakit jantung. seperti di film “My heart”
[SMP]
SMP aku suka dia, dan kita jadian. sebut saja dia “Sri Sartika” ini nama asli loh. Anak tionghoa, alias Chinesee. ya, kami saling suka dan jadian sebagai pacar. dia cantik. sangat cantik dan sexy. penampilannya modis. aku saja sampai heran kenapa dia mau menerima cinta gua. haha =)
singkat cerita, kami bahagia. namun sayang di tengah-tengah hubungan kami. ornag tua dia tidak setuju. anaknya pacaran sama aku karena aku seorang muslim dan penduduk pribumi. bukan orang tionghoa.
singkat cerita ibunya marah dan kami dilaran jalan berdua lagi. sedih rasanya. ketika kami sudah saling mencintai. tapi ada saja halangannya.
singkat cerita aku pernah melihat dia di hari Gong Xi Pa Cai pakai baju merah. waw cantik sekali. sayang sekalai dia bersama keluaganya. jadi aku segan untuk menghampirinya. tapi senyum indah dari dia adalah energi positif buat aku. foto kenangan semasa pacaran kita adalah hal terindah yang pernah aku miliki.
singkat cerita hubungan kita kandas, karena dia tidak boleh pacaran sama aku. yah„,aku mempersilahkan dia untuk memilih tidak durhaka pada orang tuanya ketimbang memilih aku.
[bersambung]
Bismillahirrohmaanirrohiim…

Sebuah penantian terkadang membosankan dan memang sering membosankan. Menanti sebuah hal yang pasti memberikan harapan. Menanti hal yang samar-samar menghasilkan keraguan. Menanti hal yang kita ketahui dapat memberikan ketidakpastian. Mana yang lebih kita pilih dari ketiganya? Jika menunggu “bunga yang merekah”, apakah kau tak mau menunggu dengan kesabaran?
Allah telah mempersiapkan semuanya dengan sempurna, kapan bunga itu merekah, dan kapan bunga itu siap untuk dipetik, serta kapan bunga itu harus kembali pada yang memilikinya, Allah Yang Maha Pencipta. Bunga yang jika telah waktunya akan menjadi perhiasan yang terindah untukmu, perhiasan yang lebih indah dari marjan, lebih cemerlang dari permata, lebih putih dibandingkan mutiara. Ialah bunga yang memiliki kelembutan melebihi sutra, bunga dengan keindahan melebihi keindahan bunga di dunia. Beruntunglah kau yang menjadi pemiliknya. Akankah tak sabar kau menantinya?
Ialah bunga yang jika kau memandang tak ada bosan sedikitpun. Hanya kesejukan dan damai hati yang kau rasa. Ialah bunga yang halus lakunya, ialah bunga yang jika kau dengar suaranya dalam melafadzkan kalam Allah, jadi bergetar hatimu, ialah bunga yang meneguhkan hatinya dalam kerangka syariat, dalam jalan Al Quran dan Hadist, ialah bunga yang tak kan layu sampai kapan pun, bahkan saat Allah memanggilnya kembali. Tunggulah ia, maka kau takkan rugi.
Tahukah kau, semua bunga mampu merekah, namun ada kalanya ia tak sampai merekah karena ia tak menjaga hatinya dalam kesucian, tapi jika memang terlanjur, jalan menuju sempurnanya rekahan tadi belum tertutup, terbuka untukmu. Bunga yang selalu menjaga kesucian hatinyalah yang akan merekah dengan sempurna dan siap untuk dipetik oleh para syuhada. Bahagialah jika kau sedang dalam proses ini, jangan putus asa, jangan menyerah akan rahmat Allah.
Itulah ia, bunga yang tak lain adalah wanita sholehah yang tak kau temui bebas dimana-mana, ia senantiasa menjaga pandangan, menutup auratnya, menjaga lakunya, menjaga sopan santunnya, dan menjaga kelembutan serta kesucian hatinya. Tunggulah ia maka kau takkan menyesal. Allahu a’lam.
(sumber : http://cerpencinta1.wordpress.com/2011/08/02/cinta-menanti-sang-bunga-merekah/)
